KATA PENGANTAR
Puji
syukur saya panjatkan kehadirat Allah swt, karena berkat limpahan rahmat-Nya
sehingga saya bisa menyelesaikan tugas makalah ini yang berjudul “ Bahaya
Narkoba Bagi Remaja “ . Saya juga mengucapkan terimah kasih kepada semua pihak
yang telah membantu dalam menyelesaikan penyusunan makalah ini.
Didalam
makalah ini saya banyak menyajikan informasi mengenai apa itu narkoba, macam –
macam narkoba dan bagaimana bahaya yang
ditimbulkan apabila mengkonsumsi narkoba khususnya dikalangan para remaja.
Akhir
kata tak ada gading yang tak retak , begitu juga dengan makalah ini masih jauh
dari kesempurnaan . Oleh karena itu saya mengharapkan kritik dan saran yang
membangun demi kesempurnaan makalah ini . Semoga makalah ini bisa bermanfaat
bagi semua pihak.
Kendari,
02 Januari 2015
Penyusun
DAFTAR ISI
HALAMAN
JUDUL........................................................................................................i
KATA
PENGANTAR....................................................................................................ii
DAFTAR
ISI.................................................................................................................iii
BAB
I PENDAHULUAN................................................................................................
1.1.
LATAR BELAKANG..........................................................................................
1.2.
TUJUAN
PENULISAN........................................................................................
1.3.
RUMUSAN MASALAH........................................................................................
1.4.
MANFAAT
PENULISAN...................................................................................
BAB
II KAJIAN PUSTAKA.............................................................................................
2.1
PANDANGAN PARA AHLI TENTANG NARKOBA............................................
2.2. BERBAGAI REFERENSI TENTANG
NARKOBA..............................................
BAB
III PEMBAHASAN.................................................................................................
3.1. PENGERTIAN NARKOBA.................................................................................
3.2. MACAM MACAM NARKOBA.............................................................................
3.3. FAKTOR YANG MENDORONG REMAJA MENGGUNAKAN
NARKOBA.........
3.4. BAHAYA NARKOBA BAGI REMAJA.................................................................
3.5. DAMPAK YANG DITIMBULKAN DARI PENGGUNAAN
NARKOBA.................
BAB
III PENUTUP.........................................................................................................
4.1.
KESIMPULAN.....................................................................................................
4.2
. SARAN................................................................................................................
KAJIAN
PUSTAKA........................................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Narkoba
( Narkotika dan obat-obatan yang mengandung zat adiktif / berbahaya dan
terlarang ) belakangan ini sangatla populer di kalangan remaja dan generasi
muda bangsa Indonesia, sebab penyalahgunaan narkoba ini telah merebek kesemua
lingkungan, bukan hanya dikalangan anak-anak nakal dan preman saja tetapi juga
telah masuk di lingkungan kampus dan lingkungan lainnya. Narkoba saat ini
banyak kita jumpai di kalangan remaja dan generasi muda dalam bentuk kapsul,
tablet, dan tepung seperti ekstasy, pil koplo , shabu-shabu dan ganja. Saat ini
para orang tua , guru , penegak hukum dan semua kalagan mulai resah terhadap
adanya narkoba ini , sebab generasi muda bangsa kita ini sudah banyak terlibat
memakai narkoba.
Akibat
luasnya penjualan narkoba ini , secara umum mengakibatkan timbulnya gangguan
mental organik dan pergaulan bebas yang pada gilirannya merusak masa depan
bangsa.
1.2.
Tujuan Penulisan
a.
Sebagai pengetahuan bagi para remaja tentang bahaya narkoba bagi dirinya
b. Sebagai sebuah referensi
sehingga para remaja bisa mengerti tentang jenis jenis narkoba
c. Sebagai acuan agar orang tua
mempunyai kesadaran untuk memperhatikan anak mereka
d. Sebagai bahan penelitian
selanjutnya
1.3.
Rumusan Masalah
a.
Apa yang di maksud dengan narkoba ?
b.
Bagaimana bahaya narkoba bagi remaja ?
c.
Bagaiamana cara mengatasi narkoba ?
d.
Mengapa narkoba bisa memasuki keidupan para remaja ?
1.4
Manfaat penulisan
Agar
para remaja senantiasa waspada terhadap narkoba yang sangat membahayakan
kesehatan jasmani dan rohaninya setelah membaca makala ini.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
2.1.
Pandangan Para Ahli Tentang Narkoba
a. Menurut Kurniawan ( 2008 )
Narkoba
adalah zat kimia yang dapat mengubah keadaan psikologi seperti perasaan ,
pikiran , suasana hati serta perilaku . Jika masuk ketubuh manusia baik dengan
cara dimakan , diminum , dihirup, suntik , intravena, dan lain sebagainya.
b.
Menurut Jackobus ( 2005 )
Narkoba
adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik
sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan
kesadaran , hilangnya rasa , mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan
dapat menimbulkan ketergantungan.
c.
Menurut Ghoodes ( 2002 )
Narkoba
adalah zat kimia yang dibutuhkan untuk merawat kesehatan , ketika zat tersebut
masuk kedalam organ tubuh maka terjadi satu atau lebih perubahan fungsi di
dalam tubuh. Lalu dilanjutkan lagi ketergantungan secara fisik dan psikis pada
tubuh, sehingga bila zat tersebut dihentikan pengkonsumsiannya maka akan
terjadi gangguan secara fisik dan psikis.
d.
Menurut wresniwiro ( 1999 )
Narkoba
adalah zat atau obat yang dapat mengakibatkan ketidaksadaran atau pembisuan,
karena zat-zat tersebut bekerja mempengaruhi saraf sentral.
e.
Menurut Wartono ( 1999 )
Narkoba
adalah dampak yang ditimbulkan antara lain dapat berupa gangguan konsentrasi
dan penurunan daya ingat bagai pemakai, sedangkan dampak sosialnya dapat
menimbulkan kerusuhan dilingkungan keluarga yang menyebabkan hubungan pemakai
dengan orang tua menjadi renggang, serta menimbulkan perilaku yang tidak
diinginkan seperti pencurian atau penodongan.
f.
Menurut Ikin A. Ghani
Narkoba
adalah berasal dari kata Narkon yang berasal dari bahasa Yunani, yang artinya
beku dan kaku . Dalam ilmun kedokteran juga dikenal istilah Narcoseatau
Narcicis yang berarti membiuskan.
2.2.
Berbagai Referensi Tentang Narkoba
a.
Menurut WHO , narkoba adalah semua zat padat, air maupun gas yang dimasukkan
kedalam tubuh yang dapat merubah fungsi dan struktur tubuh secara fisik maupun
psikis tidak termasuk makanan, air dan oksigen dimana dibutukan untuk
memepertahanakan fungsi tubuh normal.
b.
Menurut UU. No.22 Tahun 1997 tentang narkotika
Narkoba
adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik
sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan
kesadaran , hilangnya rasa , mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan
dapat menimbulkan ketergantungan.
c.
Menurut Kamus Lengkap Bahasa Indonesia karanganAli Saukah, M.A,
Narkoba
berbahaya, bahaya artinya yang ( mungkin ) mendatangkan kecelakaan (bencana ,
kesengsaraan , kerugian dan sebagainya ).
BAB III
PEMBAHASAN
3.1.
Pengertian Narkoba
Narkoba
merupakan singkatan dari ( Narkotika, psikotropika dan Bahan Adiktif lainnya )
. Terminologi narkoba familiar digunakan oleh aparat penegak hukum seperti
polisi ( termaksud didalamnya Badan Narkotika
) jaksa hakim dan petugas pemasyarakatan. Selain narkoba sebutan lain yang menunjuk
pada ketiga zat tersebut adalah Napza yaitu narkotika , Psikotropika , dan Zat adiktif. Istilah Napza lebih banyak
dipakai oleh para praktisi kesehatan dan rehabilitasi. Akan tetapi pada intinya
pemaknaan dari kedua istilah tersebut tetap merujuk pada tiga jenis zat yang
sama .
Menurut
UU No.22 Tahun 1997 tentang narkotika disebutkan pengertian dari :
Narkotika
adalah “ zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik
sintesis atau semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan
kesadaran, hilangnya rasa , mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri , dan
dapat menimbulkan ketergantungan “
Psikotropika
adalah “ zat atau obat baik alamiah maupun sintesis bukan narkotika , yang
berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang
menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku “
Bahan
Adiktif Lainnya adalah “ zat atau bahan lain bukan narkotika dan psikotropika
yang berpengaruh pada kerja otak dan dapat menimbulkan ketergantungan .
Meskipun demikian, penting diketahui kirannya bahwa tidak semua jenis narkotika
dan psikotropika dilarang penggunaanya. Karena cukup banyak pula narkotika dan
psikotropika yang memiliki manfaat besar di bidang kedokteran dan untuk
kepentingan pengembangan pengetahuan.
Menurut
UU No.22 tahun 1997 dan UU No. 5 tahun 1997 narkotika dan psikotropika yang
termasuk dalam golongan I merupakan jenis zat yang dikategorikan ilegal. Akibat
dari keilegalannya tersebut siapapun yang memiliki , memproduksi , menggunakan
, mendistribusikan, atau mengedarkan narkotika dan psikotropika gologan I dapat
dikenakan pidana sesuai dengan ketentuan hukum
yang berlaku.
3.2. Macam – Macam Narkoba
1. Morfin adalah hasil olahan
opium / candu menta. Morfin merupakan alkaolida utama dari opium . Morfin
rasanya pahit , berbentuk tepung halus , berwarna putih atau dalam bentuk
cairan berwarna . Pemakaiannya disuntik ataupun dihisap.
2. Codeina termasuk garam turunan
dari opium dan candu . Efek Codeina lebih lemah daripada heroin dan potensinya
untuk menimbulkan ketergantungan rendah. Biasanya di jual dalam bentuk pil atau
cairan jernih . Cara pemaikaiannya disuntik dan ditelan.
3. Heroin ( putaw )
Heroin mempunyai kekuatan dua kali
lebih kuat dari morfin dan merupakan jenis opiat yang paling sering
disalahgunakan oleh orang Indonesia akhir-akhir ini . Heroin yang secara
farmakologis mirip dengan morfin menyebabkan orang menjadi mengantuk dan
perubahan mood yang tidak menentu . Walaupun pembuatan penjualan dan pemilikan
heroin adalah ilegal , tapi diusahakan heroin tetap tersedia bagi pasien dengan
penyakit kanker terminal karena efek analgesik dan euforiknya yang baik.
4. Methadon
Saat ini metadon banyak di gunakan
orang dalam pengobatan ketergantungan opioid. Antagonis opioid telah dibuat
untuk mengobati ovordosis opioid dan ketergantungan opioid. Sejumlah besar
narkotik sintetik ( opioid ) telah dibuat , termasuk meperidine ( damerol ) ,
metadone ( dolpine ) , pentazocine ( talwin ) dan propocyphene ( darvon ) .
Saat ini methadone banyak digunakan orang dalam pengobatan ketergantungan
opioid . Kelas obat tersebut adalah Nalaxone ( narcan ) , naltrxone ( Texan ),
nalorphine , levalorphane dan apormophine. Sejumlah senyawa dengan aktivitas
campuran agonis dan antagonis telah disentesis dan senyawa tersebut adalah
pentazocine , bhuturphanol ( stadol ) ,buprenorphine (buprenex ). Beberapa
penelitian telah menemukan bahwa buprenorphine adalah sesuatu pengobatan yang
efektif untuk ketergantungan opioid. Nama populer jenis opioid : putaw, etep,
PT, putih.
5. Demerol
Nama lain dari demerol adalah
pethidina. Pemakaiannya dapat ditelan atau dengan suntikan. Damerol dijual
dalam bentuk pil dan cairan tak berwarna.
6. Candu
Getah tanaman papaver somniferum
didapat dengan penyadap ( menggores ) bua yang hendak masak. Getah yang keluar
berwarna putih dan dinamai “ lates “. Getah ini dibiarkan mengering pada
permukaan buah sehingga berwarna coklat kehitaman dan sesudah diolah akan menjadi suatu adonan yang
menyerupai aspal lunak.Inilah yang dinamakan candu mentah atau candu kasar.
Mengadung bermacam-macam zat aktif yang sering disalah gunakan. Candu masak warnanya
coklat tua atau coklat kehitaman. Diperjual belikan dalam kemasan kotak kaleng
dengan berbagai macam cap antara lain ular, tengkorak, burung elang , bola
dunia , cap 999, cap anjing, dan sebaigainya. Pemakaiannya dengan cara dihisap.
3.3.
Faktor Yang Mendorong Remaja Menggunakan Narkoba
1. Faktor orang tua dan keluarga ,
salah satu temuan tentang remaja narkoba adalah bahwa anak-anak muda yang
berasal dari ruma tangga yang tidak bahagia, Manajemen keluarga yang buruk,
Konflik keluarga, orang tua menggunakan narkoba , keluarga broken home , orang
tua tidak begitu memperhatikan anak-anaknya dan memberikan hukuman fisik yang
keras lebi mudah untuk menjadi pengkonsumsi narkoba dibanding anak-anak muda
yang berasal dari lingkungan rumah tangga yang bahagia.
2. Faktor ingin tahu, banyak
remaja saat kini “ mencoba Narkoba hanya karena ingin tahu “ padaal narkoba
memiliki efek ketergantungan dan sangat berbahaya sekali. Mungkin juga karena
ingin mengobati rasa sakit fisik maupun jiwa dan mengusir bosan.
3. Faktor teman / sekolah, Gengsi , kegagalan
akdemis, komitmen yang rendah terhadap sekolah , intimidasi/ ancaman , teman
sebaya yang menyimpang dan teman yang menggunakan narkoba.
4.Faktor lingkungan sekitar, hubungan
lingkungan yang renggang, ketidakteraturan di masyarakat, jaringan dengan
masyarakat , dan norma dan hukum yang pro narkoba.
5. Faktor pribadi , sikap menantang
penggunaan narkoba lebi awal , dorongan kuat untuk mengkonsumsi , teman memakai
narkoba dan mencari sensasi
6. Meningkatnya waktu menganggur
diluar sekolah.
7.
Ketidakseimbangan keadaan ekonomi misalnya kemiskinan, perbedaan ekonomi
etno rasial , karena kemewahan yang membosankan dan sebagainya.
8. Menjadi manusia untuk orang lain
karena faktor pergaulan dan lingkungan tempat tinggalnya.
3.4. Bahaya
Narkoba bagi Remaja
A. Menurut efeknya
a. Halusinogen , efek dari narkoba ini
bisa mengakibatkan bila dikonsumsi dalam sekjian dosis tertentu dapat
mengakibatkan seseorang menjadi beralusinasi dengan melihat al / benda yang
sebenarnya tidak ada / tidak nyata , contohnya kokain dan LSD.
b. Stimulan , efek dari narkoba ini
mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak bekerja lebih cepat
dari kerja biasannya sehingga mengakibatkan seseorang lebih bertenaga untuk
sementara waktu.
c.
Depresan, efek dari narkoba ini bisa menekan sistem saraf pusat dan
mengurangi aktifitas fungsional tubuh , sehingga pemakai merasa tenang bahkan
biasa membuat pemakai tidur dan tidak sadarkan diri contohnya putaw.
d. Adiktif , seorang yang suda
mengkonsumsi narkoba biasanya akan ingin
dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang
bersifat pasif, karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf
dalam otak contohnya ganja, eroin , putaw.
B. Menurut Jenisnya
a. Opioid
Ø
Depresi berat
Ø
Apatis
Ø
Rasa lelah berlebihan
Ø
Malas bergerak
Ø
Banyak tidur
Ø
Gugup
Ø
Gelisah
Ø
Selalu merasa curiga
Ø
Denyut jantung bertamba cepat
Ø
Rasa gembira berlebihan
Ø
Banyak bicara tapi cadel
Ø
Rasa harga diri meningkat
Ø
Kejang-kejang
Ø
Pupil mata mengecil
Ø
Takanan darah meningkat
Ø
Berkeringat dingin
Ø
Mual hingga muntah
Ø
Luka pada sekat rongga hidung
Ø
Kehilangan nafsu makan
Ø
Turunya berat badan
b. Kokain
Ø Denyut
jantung bertambah cepat
Ø Gelisah
Ø Rasa
gembira berlebihan
Ø Rasa
harga diri meningkat
Ø Banyak
bicara
Ø Kejang-kenjang
Ø Pupil
mata melebar
Ø Berkeringat
dingin
Ø Mual
hingga muntah
Ø Mudah
berkelahi
Ø Pendarahan
pada otak
Ø Penyumbatan
pembuluh darah
Ø Pergerakan
mata tidak terkendali
Ø Kekauan
otot leher
c. Ganja
Ø Mata
sembab
Ø Kantung
mata terlihat bengkak, merah , dan berair
Ø Sering
melamun
Ø Pendengaran
terganggu
Ø Selalu
tertawa
Ø Terkadang
cepat marah
Ø Tidak
bergairah
Ø Gelisa
Ø Deihidrasi
Ø Trulang
gigi keropos
Ø Liver
Ø Saraf
otak dan saraf mata rusak
Ø Skozofrenia
d. Ectasy
Ø Enercik
tapi mata sayu dan waja pucat
Ø Berkeringat
Ø Sulit
tidur
Ø Kerusakan
saraf otak
Ø Dehidrasi
Ø Gangguan
liver
Ø Tulang
dan gigi keropos
Ø Tidak
nafsu makan
Ø Saraf
mata rusak
e. Shabu-shabu
Ø Enerjik
Ø Paranoid
Ø Sulit
tidur
Ø Sulit
berfikir
Ø Kerusakan
saraf otak terutama saraf pengendali pernapasan sehingga merasa sesak nafas
Ø Banyak
bicara
Ø Denyut
jantung bertambah cepat
Ø Pendaharahan
otak
Ø Sock
pada pembuluh darah jantung yang akan berujung pada kematian
f. Benzadiazepin
Ø Berjalan
sempoyongan
Ø Wajah
kemerahan
Ø Banyak
bicara tapi cadel
Ø Mudah
marah
Ø Konsentrasi
terganggu
Ø Kerusakan
organ organ tubuh terutuma otak
Jadi apabila narkoba dikonsumsi oleh :
A.
Remaja
Masa remaja merupakan suatu fase
perkembangan antara masa anak- anak dan masa dewasa . Perkembangan seseorang
dalam bentuk masa anak-anak dan remaja akan membentuk perkembangan diri orang
tersebut dimasa dewasa. Karena itulah bila masa remaja dan masa anak-anak rusak
karena narkoba maka akan suram dan hancurlah masa depannya.
Pada masa remaja timbul keinginan
untuk mencoba- coba , mengikuti trend dan gaya hidup serta bersenang- senang
besar sekali. Walaupun semua kencenderungan itu wajar-wajar saja , tetapi hal
itu bisa juga memudahkan remaja untuk menyalahgunakan narkoba. Data menunjukan
bahwa jumlah penggunaan narkoba dikalangan remaja adalah yang terbanyak.
Masalah menjadi lebih besar lagi karena penggunaan narkoba para remaja dapat
tertular dan menularkan HIV/AIDS dikalangan remaja. Hal ini telah dibuktikan
dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik secara bergantian . Bangsa ini akan
kehilangan remaja yang sangat banyak akibat penyalagunaan narkoba dan merebaknya
HIV/AIDS. Kehilangan remaja sama dengan kehilangan sumber daya manusia bagi
bangsa.
3.5. Dampak Yang Ditimbulkan dari Penggunaan
Narkoba
Dampak negatif dari penyalahgunaan
narkoba terhadap anak atau remaja adalah sebagai berikut :
Ø Perubahan
dalam sikap, perangai, dan kepribadian
Ø Sering
membolos, menurunnya kedisiplinan dan
nilai-nilai pelajaran.
Ø Menjadi
mudah tersinggung dan cepat marah
Ø Sering
menguap, mengantuk, dan malas
Ø Tidak
memperdulikan kesehatan diri
Ø Suka
mencuri untuk membeli narkoba
Ø Malas
belajar , ceroboh, sering tegang, dan gelisah
Ø Cenderung
menyakiti diri sendiri , perasaan tidak aman , bahkan bunuh diri
BAB
IV
PENUTUP
4.1.
Kesimpulan
Dari makalah di atas saya bisa menarik
kesimpulan bahwa :
1.Narkoba adalah
barang yang sangat berbahaya dan bisa merusak susunan syaraf yang bisa merubah
sebuah kepribadian seseorang khususnya kepribadian para remaja sehingga menjadi
buruk.
2.Narkoba adalah
sumber dari tindakan kriminilitas yang bisa merusak norma dan ketentraman umum
3.Menimbulkan dampak
negative yang mempengaruhi tubu remaja baik secara fisik maupun psikologis.
4.2. Saran
Sebaiknya kalangan remaja
sekarang harus dibina diluar dan didalam supaya tidak terjerumus kedalam
NARKOBA, yang paling berperan penting disini ialah orag tua . Apabila orang tua
tidak memperhatikan anak-anakanya dalam pergaulan maka akan dipastikan anak
tersebut akan terjerumus kedalam NARKOBA dan apabila suda terjerumus akan
sangat berbahaya. Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka
lambat laun organ dalam tubuh
akan rusak dan jika suda
melebihi takaran maka pengguna itu akan ovordosis dan akhirnya berakhir pada
kematian.
DAFTAR
PUSTAKA
Effendi,
luqman, 2008. Modul Dasar-Dasar Sosiologi & Sosiologi Kesehatan I. Jakarta
: PSKM FKK UMJ. www.tugasku4u.com.
Irfandy Rahman. /2013/05.
Kartono
, kartini , 1992. Patologi II Kenakalan Remaja : Jakarta : Rajawalim . Mangku,
Made Pastika, Mudji Waluyo , Arif Sumarwoto, dan Ulani Yunus 2007. Pencegahan
Narkoba Sejak Usia Dini . Jakarta : Bdan Narkotika Nasional Republik Indonesia.
www.tugasku4u.com.
Irfandy Rahman. /2013/05.
Shadily
, Hassan , 1993. Sosiologi Untuk Masyarakat Indonesia. Jakarta: PT RINEKA
CIPTA. . www.tugasku4u.com.
Irfandy Rahman. /2013/05.
Soekanto,
Suryono, 2006. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : PT Raja Grafindo Persuda.
. www.tugasku4u.com.
Irfandy Rahman. /2013/05.
Sofyan,
Ahmadi, 2007. Narkoba Mengincar Anak Anda Panduan Bagi Orang tua, Guru , dan Badan
Narkotika Dalam Penanggulangan Bahaya Narkoba di Kalangan Remaja : Jakarta :
Prestasi Pustaka Publisher. www.tugasku4u.com.
Irfandy Rahman. /2013/05.
Sudarman
, Momon, 2008. Sosiologi Untuk Kesehatan. Jakarta : Salemba Medika. www.tugasku4u.com.
Irfandy Rahman. /2013/05.
Syani
, Abdul, 1995. Sosiologi dan Perubahan Masyarakat . PT DUNIA PUSTAKA JAYA. . www.tugasku4u.com.
Irfandy Rahman. /2013/05.
Tanjung
Mastar’ain H.BA.2010. Hidup Indah Tanpa Narkoba. Edisi ke-2. Jakarta : Letupan
Indonesia. www.pinkersboy.blogspot.com
. Imran. Kamis, 29 Desember 2011.
Liberatus
Jehani & Antoro dkk. 2006. Edisi ke-1 . Mencegah Tterjerumus Narkoba.
Jakarta : Visimedia. . www.pinkersboy.blogspot.com
. Imran. Kamis, 29 Desember 2011.
Suryono,
Siwanto 2001. Penanggulangan bahaya Narkoba : Media Informasi dan edukasi
Penyalahgunaan Narkoba. Jakarta: Kemitraan Peduli Penanggulangan Bahaya
Narkoba. . www.pinkersboy.blogspot.com
. Imran. Kamis, 29 Desember 2011.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar